Jakarta – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) melakukan pertemuan dengan Kedutaan Besar Kazakhstan di Indonesia untuk menjajaki sekaligus memperkuat peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan AYGD (ASEAN Youth Geotourism & Diplomacy Summit) 2026.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PP KAMMI memperluas jaringan diplomasi pemuda internasional serta mengajak partisipasi berbagai negara dalam forum global yang akan mempertemukan generasi muda untuk berdiskusi mengenai pengembangan geotourism, diplomasi pemuda, serta kerja sama lintas negara.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI, Muhammad Baihaqi, S.T., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut juga membuka peluang kolaborasi antara Kedutaan Besar Kazakhstan dengan pemuda di kawasan ASEAN dalam berbagai bidang strategis.
“Pertemuan ini membuka peluang kolaborasi antara Kedutaan Besar Kazakhstan dengan pemuda di kawasan ASEAN, khususnya dalam bidang kepemudaan, pengembangan geotourism, serta penguatan diplomasi pemuda. Kami berharap kerja sama ini dapat memperluas jejaring internasional generasi muda dan mendorong kolaborasi yang lebih konkret melalui AYGD Summit 2026,” ujar Muhammad Baihaqi.
Ia menambahkan bahwa melalui AYGD Summit 2026, diharapkan tercipta ruang dialog dan kerja sama yang lebih luas antara pemuda ASEAN dan komunitas internasional dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan serta memperkuat hubungan antarbangsa melalui diplomasi generasi muda.
Pihak Kedutaan Besar Kazakhstan menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjajaki bentuk kolaborasi yang dapat melibatkan pemuda kedua negara dalam forum internasional tersebut.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara pemuda Indonesia dan Kazakhstan serta mendorong partisipasi internasional dalam AYGD (ASEAN Youth Geotourism & Diplomacy Summit) 2026.




