PP KAMMI Ajak Masyarakat yang Mendapatkan Manfaat MBG Bagikan Cerita Positifnya di Media Sosial

Jakarta – Bendahara Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Wira Putra, mengajak masyarakat yang merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membagikan pengalaman positif mereka melalui media sosial.

Menurut Wira, di tengah berbagai perdebatan di ruang publik mengenai program MBG, penting bagi masyarakat untuk menghadirkan perspektif dari pengalaman nyata di lapangan. Sebab, program ini pada dasarnya dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan negara, tetapi investasi besar untuk masa depan generasi Indonesia. Karena itu kami mengajak masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya -baik siswa, orang tua, petani, pedagang, maupun pekerja dapur – untuk menceritakan pengalaman mereka di media sosial,” ujar Wira.

Ia menjelaskan bahwa selama ini perdebatan mengenai MBG seringkali didominasi oleh opini dan analisa dari berbagai pihak, sementara suara masyarakat yang menerima manfaat langsung dari program tersebut belum banyak terdengar.

“Cerita dari masyarakat jauh lebih kuat daripada sekadar perdebatan. Ketika orang tua bercerita anaknya kini mendapatkan makanan bergizi di sekolah, ketika petani merasakan hasil panennya terserap, atau ketika dapur-dapur MBG membuka lapangan kerja baru di daerah, di situlah kita melihat dampak nyata program ini,” jelasnya.

Wira juga mengingatkan agar masyarakat tidak membiarkan pemerintah berjuang sendirian dalam menghadapi berbagai narasi liar yang tidak bertanggung jawab di media sosial terkait program tersebut.

“Kita tidak boleh membiarkan pemerintah berjuang sendirian melawan narasi-narasi liar yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Jika masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini, maka sudah sepatutnya pengalaman itu juga disampaikan secara terbuka kepada publik,” tegasnya.

Menurutnya, ruang digital saat ini seringkali dipenuhi berbagai opini yang belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengalaman nyata menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan informasi.

“Ruang publik hari ini seringkali dipenuhi informasi yang belum tentu mencerminkan realitas di lapangan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk ikut mengisi ruang digital dengan cerita-cerita nyata tentang manfaat MBG,” katanya.

Lebih lanjut, Wira menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam membagikan pengalaman mereka juga merupakan bagian dari pengawasan sosial terhadap jalannya program tersebut.

“Semakin banyak masyarakat yang terlibat dan bersuara, semakin terbuka pula ruang evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah agar program ini terus berjalan lebih baik ke depan,” tambahnya.

Menurut Wira, pembangunan bangsa ke depan tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas manusia Indonesia.

“Kalau sebelumnya pembangunan banyak berfokus pada infrastruktur, kini negara mulai menggerakkan sektor pangan dari desa untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Ini adalah perubahan paradigma pembangunan yang sangat penting,” tutupnya.

PP KAMMI berharap program MBG dapat terus berjalan dengan baik serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan masa depan generasi muda Indonesia.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *