RAMADAN: MOMENTUM PRODUKTIVITAS DAN KESETARAAN UNTUK MENGAKSES PERBAIKAN HIDUP

Oleh: Ikmal Maulana, S.Sos. | Kabid Humas PP KAMMI

Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan ruang rekonstruksi kehidupan.

Puasa, dalam hal ini, adalah latihan kedaulatan diri.

Ramadan, dengan demikian, adalah sistem koreksi kolektif terhadap kehidupan yang tidak teratur menuju keteraturan.

Ramadan tidak mengurangi kapasitas manusia. Ia justru mengarahkan kapasitas itu.

Ramadan menempatkan manusia dalam posisi yang setara dan membuka peluang yang setara untuk bertumbuh.

Ramadan tidak mengubah peradaban secara langsung. Ia mengubah manusia. Dan manusia yang berubah adalah satu-satunya basis transformasi yang merubah zaman.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *