Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Muhammad Amri Akbar sebagai Ketua Umum: Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Semua Kader

“Saya ingin KAMMI menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader. Rumah yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga tempat bertumbuh, berproses, dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa,” ujar Amri.
Ia menegaskan bahwa masa depan organisasi tidak ditentukan oleh segelintir orang, melainkan oleh seluruh kader yang terus bergerak dan berkarya di berbagai daerah.

“Hari ini kita sebagai kader KAMMI ibarat sebuah pulpen. Tinta sejarah ada di tangan kita. Kita yang menentukan cerita apa yang akan ditulis untuk masa depan KAMMI. Apakah kita ingin meninggalkan jejak perubahan atau sekadar menjadi penonton dalam perjalanan sejarah, semuanya bergantung pada pilihan dan kerja keras kita hari ini.”

Sidang Ahwa Pemilihan Ketua Umum (Formatur) dan Mide Formatur PP KAMMI 2026-2028

“Kita boleh berbeda cara, berbeda pendekatan, bahkan berbeda sikap dalam menyikapi isu-isu tertentu. Tetapi selama prinsip perjuangan kita sama, selama orientasi kita tetap untuk kemajuan umat, bangsa, dan organisasi, maka perbedaan itu adalah kekuatan, bukan ancaman.”

“Saya ingin memastikan bahwa KAMMI menjadi organisasi yang terbuka. Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah tidak harus selalu seragam dengan pusat dalam setiap pandangan. Yang kita bangun adalah kesamaan visi, bukan keseragaman berpikir. Organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu merawat perbedaan dan mengubahnya menjadi energi kemajuan.”

“Fokus utama kita ke depan adalah melahirkan kader-kader pemimpin. Kita ingin kader KAMMI hadir dan memimpin di berbagai sektor strategis, baik di kampus, birokrasi, dunia usaha, lembaga sosial, maupun ruang-ruang pengabdian lainnya.”

“Kita harus mengembalikan kejayaan KAMMI sebagai rahim kepemimpinan mahasiswa Indonesia. Kita ingin kembali melihat kader-kader KAMMI memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa di berbagai kampus, memimpin gerakan intelektual, dan menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.”

“Muktamar ini bukan sekadar memilih ketua umum. Muktamar ini adalah momentum untuk memperbarui semangat perjuangan. Kita harus hadir sebagai organisasi yang relevan, adaptif, dan mampu memberikan solusi atas persoalan umat, bangsa, dan negara.”

“Kompetisi telah selesai. Hari ini tidak ada lagi kelompok A atau kelompok B. Yang ada adalah KAMMI. Yang ada adalah cita-cita besar untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa. Mari kita rapatkan barisan, satukan langkah, dan bergerak bersama menjemput masa depan KAMMI yang lebih besar.”

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *