Pengurus KAMMI Pusat Gelar Kurban Bersama Warga Pondok Bambu, Herianto: Kebersamaan Harus Terus Dijaga

Jakarta – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar kegiatan kurban bersama masyarakat Pondok Bambu, Jakarta Timur, dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PP KAMMI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial dan penguatan nilai-nilai kepedulian.

Ketua PP KAMMI, Amri Akbar, mengungkapkan bahwa kegiatan kurban bersama warga ini merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik antara organisasi kepemudaan dan masyarakat.

“Sambutan hangat masyarakat Pondok Bambu terhadap keluarga besar PP KAMMI merupakan modal penting dalam membangun solidaritas sosial. Hubungan baik seperti ini harus terus dijaga karena organisasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa kedekatan dengan masyarakat,” ujar Amri Akbar.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Umum PP KAMMI, Herianto, turut menyerahkan hewan kurban kepada panitia untuk disembelih dan disaksikan bersama masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia kurban dan seluruh masyarakat Pondok Bambu yang telah menerima kami dengan sangat baik. Kehangatan dan kekeluargaan yang kami rasakan di sini membuat Pondok Bambu sudah seperti kampung sendiri bagi kami,” ujar Herianto.

Menurutnya, Iduladha bukan sekadar momentum ibadah ritual, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Esensi kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi bagaimana kita belajar ikhlas, peduli, dan mau berbagi kepada sesama. Nilai-nilai seperti ini yang harus terus dirawat bersama, terutama di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi banyak tantangan sosial dan ekonomi,” lanjutnya.

Herianto menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus tetap dekat dengan masyarakat dan hadir dengan aksi nyata, bukan hanya aktif dalam ruang diskusi dan wacana.

“KAMMI ingin terus menjadi bagian dari masyarakat. Kami ingin hadir, mendengar aspirasi warga, dan ikut membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Organisasi mahasiswa tidak boleh jauh dari rakyat karena dari masyarakatlah semangat pengabdian itu tumbuh,” katanya.

Ia juga menilai budaya gotong royong yang masih terjaga di Pondok Bambu menjadi contoh positif yang perlu dipertahankan di tengah kehidupan perkotaan yang semakin individualis.

“Kami melihat semangat gotong royong masyarakat di sini masih sangat kuat. Ini adalah nilai yang sangat berharga dan harus dijaga bersama. Ketika masyarakat dan organisasi bisa berjalan berdampingan, maka akan lahir kekuatan sosial yang besar untuk saling membantu dan menguatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herianto berharap kegiatan sosial seperti kurban tidak hanya dilakukan saat momentum hari besar keagamaan, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program kemasyarakatan lainnya.

“Silaturahmi dan kebersamaan seperti ini jangan berhenti di momentum Iduladha saja. Kami berharap ke depan semakin banyak kegiatan sosial yang bisa dilakukan bersama masyarakat, mulai dari pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan warga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban, Haji Yatin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya kegiatan kurban tahun ini. Ia mengapresiasi keterlibatan Pengurus Pusat KAMMI yang dinilai membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kami bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Terima kasih kepada pengurus KAMMI pusat yang telah memilih Pondok Bambu untuk berbagi daging kurban. Semoga silaturahmi dan kerja sama seperti ini terus terjalin dengan baik,” ujar Haji Yatin.

Masyarakat Pondok Bambu juga menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *