KAMMI Tanjungbalai Gelar Musda IV: Tegaskan Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Tanjungbalai – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Tanjungbalai secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV pada Minggu, 15 Februari 2025, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang refleksi dan proyeksi peran pemuda dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Mengusung tema “Dari Pemuda untuk Pembangunan yang Menyelaraskan dengan Visi Misi Wali Kota Tanjungbalai”, Musda IV ini menegaskan komitmen KAMMI untuk mengambil bagian aktif dalam pembangunan Kota Tanjungbalai, baik melalui gagasan, gerakan sosial, maupun kolaborasi strategis lintas sektor.

Ketua Umum PD KAMMI Tanjungbalai periode 2024–2026, Muhammad Yusuf, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Pembangunan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil harus hadir sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis. Kolaborasi adalah kunci agar visi besar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Yusuf.

Ia juga menambahkan bahwa KAMMI sebagai organisasi pergerakan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk mengawal arah pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

“Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika pembangunan daerah. KAMMI harus hadir dengan gagasan yang solutif, gerakan yang terukur, serta sikap yang konstruktif dalam menyikapi setiap kebijakan,” lanjut Yusuf.

Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan forum tertinggi daerah untuk merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan. Ia berharap kepengurusan selanjutnya mampu memperkuat peran advokasi, pengkaderan, dan pengabdian masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pesan dari Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, Bobon Robiana, SH., MH., yang disampaikan melalui An. Ray, S.Kom., turut memberikan penekanan penting terhadap kolaborasi dalam pembangunan.

Dalam pesannya, Kejari menegaskan bahwa pembangunan harus dilandasi semangat bersama dan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Jika sifatnya untuk membangun, maka kolaborasi adalah hal yang sangat penting. Pemerintah, mahasiswa, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus berjalan seiring. Terutama dalam upaya menciptakan generasi muda yang bebas dari narkoba dan memiliki kesiapan teknologi untuk mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” demikian pesan yang disampaikan.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga persoalan kualitas sumber daya manusia.

“Perang masa depan adalah perang kualitas SDM. Anak-anak muda harus dibekali dengan literasi digital, kemampuan adaptasi teknologi, serta karakter yang kuat agar tidak mudah terjerumus pada hal-hal negatif,” tutupnya.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *